Petugas Tidak Tegas Tegakkan Perda, PKL Jualan di Bahu Jalan Rawajati Samping Kalibata City Menjamur

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:24 WIB

5044 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : PKL Berjualan Dibahu Jalan Raya Kalibata City Jakarta Selatan

Foto : PKL Berjualan Dibahu Jalan Raya Kalibata City Jakarta Selatan


JAKARTA || Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di tepi jalan Kelurahan Rawajati Kecamatan Pancoran mengundang pro dan kontra. Sebab, meski sebagian orang merasa dirugikan dan terganggu, nyatanya tidak sedikit pula yang merasa terbantu.

Salah satu lokasi yang banyak dipilih PKL untuk berjualan adalah di sepanjang jalan Rawajati Barat Kelurahan Rawajati Kecamatan Pancoran Jaksel ini menjadi sentra PKL ‘tak resmi’ beberapa tahun belakangan.

Disebut tidak resmi, karena para pedagang memang belum mengantongi izin dari Pemerintah setempat. Beberapa hanya meminta izin kepada pengurus RT dan RW setempat untuk menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat berjualan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun pemasangan separator pembatas jalan hanya sebagian di jalan Rawajati Barat samping Apartemen Kalibata City.
Disaat ada dua kendaraan roda empat melintas dari arah berlawanan, salah satu kendaraan terpaksa berhenti untuk menepi, untuk memudahkan kendaraan dari arah lain melaju.

Menanggapi hal tersebut Pengamat Kebijakan Publik dan Sosial Politik mengatakan, kalau pemerintah berniat melakukan penataan wilayah lebih baik, seharusnya keberadaan PKL yang menganggu kenyamanan seharusnya ditertibkan.

“Jalan kan untuk pejalan kaki sama pengendara, bukan PKL. Kalau seperti ini, serasa pengendara sama pejalan kaki yang harus mengalah,” kata Ley Bolon.

Ley Bolon pun mengatakan, keberadaan PKL di lokasi tersebut sudah ada sejak lama dan dianggap menjadi penghambat, terutama oleh yang berkendara menggunakan kendaraan roda empat.

Tak hanya itu, Ley Bolon juga menyoroti adanya dugaan keterlibatan oknum personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang membekingi aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL). Kondisi ini dinilai turut memicu maraknya pedagang tak hanya di wilayah Rawajati Barat Pancoran Jaksel, dan di beberapa sejumlah titik sekitar DKI Jakarta yang mengganggu kelancaran lalu lintas.

“Satpol PP janganlah sampai menjadi bagian dari oknum yang mau membackup hal-hal yang merusak tatanan kelancaran,” tegasnya.

Menurutnya, Satpol PP seharusnya menjalankan fungsi penegakan aturan, termasuk menertibkan PKL yang melanggar ketentuan Perda Pemrov DKI Jakarta. Ia juga meminta adanya konsistensi dari instansi terkait dalam penanganan persoalan tersebut.

Ia pun berharap, pemerintah Pemrov DKI Jakarta dapat segera menertibkan para PKL tersebut dan memindahkan ke tempat seharusnya, sehingga tidak ada lagi kesemrawutan.

Berita Terkait

Menjaga Marwah Mahkamah Konstitusi di Tengah Sorotan Publik
Pemuda Rawajati Barat Merasa Tak Pernah Dilibatkan, Karang Taruna Rawajati Diminta Transparan Soal Kegiatan Program
Oknum N Pungli ke Pengemudi Germor Sampah Kabur, Pengamat : Kasatpel Dipo Pancoran Terkesan Kebal Hukum Tanpa Sanksi DLH DKI Jakarta
PKL Rawajati Barat Kembali Berdagang Petugas Tak Ada, Pengamat : Tindakan Satpol PP Diduga Tidak Ada Artinya
Publik Apresiasi Kapolres Cimahi dan Jajaran, Ungkap 506 Ribu Obat Keras dalam 10 Hari
UMJ dan SWI Bangun Ekosistem Wartawan Profesional, Cerdas, dan Berintegritas
Rencana Kenaikan Gaji TNI Wujud Penghargaan Presiden Prabowo atas Pengabdian Prajurit
Profesor Sutan Nasomal Yakini Presiden Prabowo Subianto Mendukung Pemekaran Daerah Secepatnya Masyarakat Menunggu Dengan Sangat !!

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Satu Komando Selatan Satu, Rapat Kerja FBR Korwil Jaksel Susun Agenda Sosial‑Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:07 WIB

Merasa Kebal Hukum Dibekingi Oknum Wartawan, Kasatpel LH Pesanggrahan Dugaan Pungli Tidak Diperiksa Kasudin dan Inspektorat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WIB

BAM DPR Minta BNI Buka Terang, Sengketa Belasan Miliar Bikin Publik Bertanya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Berkedok Retribusi Sampah Gemor Swadaya Warga, Pungli Jutaan Rupiah di TPS Dipo Pesanggrahan Dikawal Oknum Wartawan

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:43 WIB

Diduga Ladang Cuan Berkedok Retribusi Sampah Swadaya di Dipo Pesanggrahan, APH Didesak Bongkar Skandal Jadi Sarang Pungli

Rabu, 7 Oktober 2026 - 03:19 WIB

Menjaga Marwah Mahkamah Konstitusi di Tengah Sorotan Publik

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:10 WIB

Terbukti Hilangin Aset Negara Truk Sampah Dijual Tanpa Lelang, Oknum Mantan Petinggi Sudin LH Jakarta Barat Tak Tersentuh Hukum

Senin, 28 September 2026 - 14:29 WIB

Menhan RI Resmikan AAV M-35 Untuk Marinir, 35 Ranpur Amfibi Masuk 2026 dan 70 Unit 2027

Berita Terbaru

DAERAH

HIPKA Jabar Gelar Muswil III dan Lantik BPD se-Jawa Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:50 WIB