Penertiban PPKS Kota Bandung Bakal Jadi Model Penanganan di 26 Kabupaten Kota

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Sabtu, 12 September 2026 - 08:18 WIB

5034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penertiban PPKS Kota Bandung Bakal Jadi Model Penanganan di 26 Kabupaten Kota

Bandung (kota) // Pemerintah Kota Bandung bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar operasi gabungan penertiban Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di sejumlah ruas jalan utama Kota Bandung, Jumat 11 September 2026.

Dalam operasi tersebut, puluhan PPKS berhasil dijaring untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Jawa Barat Gatot Sambas mengatakan, keterlibatan tim Provinsi Jawa Barat dalam operasi tersebut merupakan bentuk penguatan terhadap kegiatan penertiban yang selama ini rutin dilakukan Pemerintah Kota Bandung.

Ia menyebut, pola penanganan PPKS yang dilakukan Kota Bandung juga akan menjadi bahan pembelajaran bagi daerah lain di Jawa Barat.

“Penertiban PPKS ini jika di Kota Bandung berhasil, maka akan menjadi pilot project untuk 26 kabupaten/kota di Jawa Barat,” ujar Gatot.

Ia mengatakan, tim Provinsi Jawa Barat yang terdiri dari unsur Dinas Sosial, Satpol PP, Diskominfo, dan perangkat daerah teknis lainnya hadir sebagai tim penebalan khusus untuk mendukung penertiban PPKS di Kota Bandung.

Menurutnya, tim provinsi mengikuti pola yang selama ini diterapkan Dinas Sosial Kota Bandung, Satpol PP Kota Bandung, serta perangkat daerah teknis terkait. Pola tersebut dinilai telah melalui evaluasi dari pelaksanaan kegiatan sebelumnya.

“Jadi nanti saya akan menginduk dan mengacu pada kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Kota Bandung,” katanya.

Operasi gabungan tersebut menyasar sejumlah titik di jalur utama Kota Bandung, mulai dari kawasan Jalan Pasteur di bawah Flyover Mochtar Kusumaatmadja, Jalan Pasir Kaliki, Pajajaran, Wastukancana, LLRE Martadinata, hingga kembali ke Gedung Sate.

Gatot memastikan, operasi gabungan tersebut tidak hanya ditujukan untuk penertiban sesaat, tetapi juga menghasilkan evaluasi atas berbagai kendala di lapangan dan solusi penanganannya.

Ia berharap, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung dalam penanganan PPKS dapat terus berlanjut.

“Kami ingin memastikan kegiatan hari ini berjalan sukses tanpa ekses dan menghasilkan beberapa evaluasi dari kendala-kendala, kemudian muncul solusi sehingga kita akan selesaikan secara bersama-sama,” ujar Gatot.

Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Bandung Irvan Alamsyah mengatakan, penjangkauan dilakukan secara langsung ketika petugas menemukan PPKS di sepanjang rute operasi.

Ia menjelaskan, tidak seluruh kelompok yang ditemukan diperlakukan dengan cara yang sama. Untuk sejumlah pengamen, misalnya, petugas memberikan imbauan terkait batas waktu operasional. Sedangkan PPKS seperti anak jalanan, pengemis, manusia gerobak, dan manusia karung tetap dijangkau untuk mendapatkan penanganan.

“Ketika nanti terlihat ada PPKS, kita bagi saja langsung. Jadi jangan menunggu lagi komando. Kalau memang itu manusia gerobak dan lain sebagainya, langsung saja dijangkau,” kata Irvan.

PPKS yang berhasil dijaring selanjutnya dibawa ke rumah singgah Dinas Sosial Kota Bandung di Rancacili. Irvan mengatakan, pihaknya juga meminta dukungan tambahan pekerja sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk melakukan asesmen terhadap PPKS yang telah dijangkau.

Ia berharap hasil operasi dapat segera direkapitulasi pada hari yang sama dan disampaikan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi.

“Kami berharap malam ini sudah ada rekapitulasi hasil kegiatan dan kita bisa sampaikan ke pimpinan untuk segera dievaluasi, sehingga langkah ke depan bisa lebih jelas dan terstruktur,” katanya. (ray)**

(Red/HMS)

Berita Terkait

HIPKA Jabar Gelar Muswil III dan Lantik BPD se-Jawa Barat
Amanah Baru, Pengabdian Tanpa Batas! Iwan Setiawan Jadi Pangkostrad, Mayjen Susilo Jabat Danpussenif
Pejabat PKK Muharom Bungkam, Proyek WiFi Gratis Dikelola Diskominfo Kabupaten Bogor Rp 3,5 Miliar Tak Terjangkau ke Desa Terpencil
Ketua DPW SWI Jabar Pertanyakan Mekanisme Kerja Sama Media, Diskominfo Jabar Beri Penjelasan dan Tanggapan
DIRGAHAYU TNI KE-81! Kaskogartap II/Bandung: TNI Lahir dari Rakyat, Mengabdi untuk Rakyat
Pocari Sweat Run 2026 Hari Pertama, Ribuan Pelari Ramaikan Bandung Sejak Dini Hari
Pemkot bandung luncurkan BRT bandung Utama
Serah Terima Aset Rumah Susun Dan Rumah Khusus Dukung Hunian Layak Di Kabupaten Bandung

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 00:08 WIB

Bukan Sekadar Sertifikat, UKW SWI Banjarmasin Jadi Momentum Memperkuat Tanggung Jawab Pers

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Satu Komando Selatan Satu, Rapat Kerja FBR Korwil Jaksel Susun Agenda Sosial‑Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:07 WIB

Merasa Kebal Hukum Dibekingi Oknum Wartawan, Kasatpel LH Pesanggrahan Dugaan Pungli Tidak Diperiksa Kasudin dan Inspektorat

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Saat Berita tentang Dugaan Pelanggaran Anggota Diminta Hapus, Transparansi Polri Bid Humas PMJ Dipertanyakan Kembali

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Berkedok Retribusi Sampah Gemor Swadaya Warga, Pungli Jutaan Rupiah di TPS Dipo Pesanggrahan Dikawal Oknum Wartawan

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:43 WIB

Diduga Ladang Cuan Berkedok Retribusi Sampah Swadaya di Dipo Pesanggrahan, APH Didesak Bongkar Skandal Jadi Sarang Pungli

Rabu, 7 Oktober 2026 - 03:19 WIB

Menjaga Marwah Mahkamah Konstitusi di Tengah Sorotan Publik

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:10 WIB

Terbukti Hilangin Aset Negara Truk Sampah Dijual Tanpa Lelang, Oknum Mantan Petinggi Sudin LH Jakarta Barat Tak Tersentuh Hukum

Berita Terbaru

DAERAH

HIPKA Jabar Gelar Muswil III dan Lantik BPD se-Jawa Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:50 WIB