HIPKA Jabar Gelar Muswil III dan Lantik BPD se-Jawa Barat
BANDUNG, — Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Provinsi Jawa Barat sukses menggelar rangkaian acara penting yang memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional dan regional. ” Mengusung semangat kolaborasi dan kebangkitan ekonomi umat,” acara Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-III serta Pelantikan Badan Pengurus Daerah (BPD) Kabupaten/Kota se-Jawa Barat ini resmi digelar di Hotel Grand Pasundan, Jalan Peta, Bandung, pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Acara yang dihadiri oleh para tokoh pengusaha, kader KAHMI, pimpinan organisasi kepemudaan, serta perwakilan dari berbagai asosiasi bisnis ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat jaringan ekonomi dan memperluas kontribusi nyata para pengusaha anggota KAHMI dalam pembangunan ekonomi daerah di Jawa Barat.
Muswil ke-III: Evaluasi dan Perumusan Strategi Bisnis Baru
Agenda Muswil ke-III dibuka dengan laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya serta sidang-sidang pleno untuk merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan.
Dalam forum ini, para peserta sepakat bahwa tantangan ekonomi global dan regional menuntut pengusaha lokal untuk lebih adaptif, menguasai teknologi digital, serta memperkuat rantai pasok lokal (local supply chain).
Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa forum ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi internal organisasi, tetapi juga wadah untuk merumuskan langkah taktis dalam menghadapi dinamika pasar yang kian kompetitif.
“Jawa Barat memiliki potensi ekonomi yang luar biasa. Melalui HIPKA, kita ingin memastikan para pengusaha KAHMI hadir sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang tangguh dan berdaya saing global,” ujarnya H. Kamarussamad di sela-sela acara.
Pelantikan Serentak BPD Kabupaten/Kota se-Jawa Barat
Puncak acara yang paling dinanti adalah prosesi pelantikan pengurus Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPKA dari berbagai kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Jawa Barat. Pengambilan sumpah jabatan dan penyerahan bendera pataka organisasi dilakukan secara khidmat disaksikan oleh para tamu undangan serta pengurus pusat HIPKA.
Dengan dilantiknya kepengurusan di tingkat kabupaten/kota ini, diharapkan sinergi lintas daerah dapat berjalan lebih masif. Para pengurus BPD yang baru berkomitmen untuk segera menyusun program kerja nyata, termasuk memfasilitasi akses pembiayaan bagi pelaku UMKM binaan, memperluas jejaring (networking) antar-pengusaha, serta menjalin kemitraan strategis dengan pemerintah daerah setempat.
Komitmen Membangun Kemandirian Ekonomi Umat
Melalui Forum Bisnis yang disandingkan dalam rangkaian acara ini, para peserta mendapatkan wawasan mendalam mengenai peluang investasi, pembiayaan syariah, serta kiat-kiat menghadapi transisi ekonomi hijau (green economy).
Para narasumber yang hadir menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix—melibatkan akademisi, pelaku usaha, komunitas, pemerintah, dan media—dalam mewujudkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan di Jawa Barat.
Acara yang berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme ini ditutup dengan sesi foto bersama, ramah tamah, serta komitmen bersama seluruh jajaran pengurus HIPKA Jabar untuk terus mengawal kemajuan dunia usaha demi kesejahteraan masyarakat luas di Tatar Pasundan.*
Kontributor:
Iis





















